Air Terjun Kedung Kayang memiliki tinggi sekitar 40 meter dengan volume air yang cukup besar. Objek wisata alam ini berada di ketinggian lebih kurang 1.200 meter di atas permukaan laut. Untuk bisa sampai ke lokasi air terjun pengunjung harus jalan kaki.
Keindahan air terjun ini bisa dinikmati dari berbagai sisi. Baik dari atas, samping atau depan. Suasana di lokasi air terjun sendiri tidak terlalu ramai sehingga pengunjung bisa menikmati kesegaran alam dengan lebih leluasa.
Nama Kedung Kayang konon diketahui warga secara turun temurun, berasal dari pemberian nama tiga empu atau tokoh sakti di Wonolelo pada masa lalu. Yaitu Empu Panggung, Empu Putut, dan Empu Khalik.
Air terjun itu juga dipercaya ada penunggunya. Kepercayaan lokal menyebut penunggunya adalah Kyai Gadung Melati dan Nyai Widari Welas Asih. Pada retakan-retakan tebing vertikal juga bermunculan sejumlah mata air yang keluar sepanjang tahun. Air ini dipercaya punya khasiat mistis
Lokasi Air Terjun Kedung Kayang
Salah satu air terjun yang masih cukup asri dan belum terlalu ramai kunjungan ini berada di antara Gunung Merapi dan Merbabu, tepatnya di Dusun Ngagrong, Desa Ketep, Kecamatan Sawangan, Magelang, Jawa Tengah.
Rute Menuju Air Terjun Kedung Kayang
Air Terjun Kedung Kayang bisa ditempuh melalui jalan utama Boyolali-Magelang. Nantinya akan ditemukan plang penunjuk arah beruliskan Air Terjun Kedung Kayang. Area parkir kendaraan pun tidak jauh lagi.
Kalau pengunjung berangkat dari kota Jogja, maka tinggal mengikuti rute ke air terjun kedung kayang melalui Ketep Pass. Jarak dari Ketep Pass ke tujuan wisata Magelang ini cukup dekat yakni hanya 3 kilometer saja dengan rute menuju ke Kabupaten Boyolali.
Mengenai jam operasional wisata Air Terjun Kedung Kayang, buka mulai jam 07.00 hingga tutup kembali pada pukul 17.00.Jalan Setapak menuju Gardu Pohon.
Tiket Air Terjun Kedung Kayang
Untuk memasuki area Air Terjun Kedung Kayang, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp 4.000 dan tarif parkir Rp 2.000 untuk sepeda motor.
Selepas membayar tiket, perjalanan menuju air terjun dilakukan dengan berjalan kaki.
Fasilitas Air Terjun Kedung Kayang
Layaknya spot petualangan lainnya yang sudah dipegang oleh pihak pengelola, Air Terjun Kedung Kayang sudah mempunyai beberapa fasilitas pendukung. Pengelola menyediakan fasilitas toilet bersih dan beberapa warung penjaja makanan dan minuman yang sudah ada di sana.
Aktivitas Menarik di Air Terjun Kedung Kayang
Lintas AlamMenyeberangi sungai.
Usai membayar tiket masuk, perjalanan menuju air terjun dilakukan dengan lintas alam berjalan kaki. Nantinya akan dijumpai dua persimpangan, yakni ke spot panorama atas atau menuju titik air terjun. Jika memilih menuju titik air terjun, jalan setapak menurun akan menjadi rute yang harus dilalui.
Meski sudah dicor, kondisi jalan cukup licin karena terdapat lumut tipis di atasnya. Perjalanan akan lebih nyaman jika mengenakan alas kaki yang tidak licin. Sekitar lima sampai sepuluh menit berjalan turun, sampailah perjalanan di tepi sungai yang bersumber dari air terjun.
Tantangan yang sesungguhnya baru saja dimulai. Perjalanan untuk sampai di titik air terjun harus menyeberangi sungai. Ada dua cara menyeberang sungai, yakni berjalan di tengah arus atau melompat di atas bebatuan. Keduanya sama-sama butuh nyali yang besar.
Perjalanan berlanjut dengan melewati jalan setapak di pinggir sungai. Sesekali perjalanan harus melewati bebatuan. Ternyata, rute menuju air terjun harus sekali lagi melewati sungai. Pengunjung harus pintar memilih bagian sungai mana yang cukup dangkal.
Setelah melewati sungai kedua, titik air terjun tidak jauh lagi. Kondisi medan di sekitar air terjun terdiri dari bebatuan. Semakin dekat dengan air terjun, titik air di udara cukup terasa karena derasnya aliran air terjun.
Pesona di Bawah Air TerjunDi bawah air terjun.
Pengunjung Air Terjun Kedung Kayang yang tidak terlalu ramai. Hal ini membuat suasana begitu mendamaikan. Hanya duduk di atas batu sembar mendengarkan deru air terjun rasanya begitu syahdu. Panorama air terjun utama begitu mengagumkan.
Aliran yang deras tampak bagaikan tirai putih raksasa. Pemandangan sekitar yang berada di sebuah ceruk besar juga tak kalah memesona. Jika musim hujan, tampak pula air terjun kecil yang menghiasi pandangan.
Gardu Pohon
Terdapat gardu pandang buatan warga pada salah satu pohon di Air Terjun Kedung Kayang ini. Dari gardu pandang tersebut, pengunjung dapat berfoto dengan latar belakang Gunung Merapi dan Merbabu yang dikelilingi rimbun pepohonan.
Ditambah lagi dari gardu pandang tersebut pengunjung juga bisa melihat air terjun mengalir dengan indahnya.Karena panoramanya yang begitu luar biasa eksotis, tak heran jika banyak pengunjung rela antre demi berfoto di gardu Air Terjun Kedung Kayang ini.
Untuk menikmati spot berfoto di Air Terjun Kedung Kayang ini, pengunjung akan dikenakan biaya tiket tambahan selain yang sudah dibayarkan di pintu masuk area. Tiket gardu pohon besarnya Rp 10.000 per orang.
0 komentar: